Artikel 1 : Terapi Psikoanalisis

Psikoanlisis adalah terapi klasik, jangka panjang, dan berorientasi tilikan. Tujuannya adalah mengubah kepribadian mayor dengan cara mengidentifikasi dan memodifikasi (“menyelesaikan”) konflik-konflik nirsadar dengan asosiasi bebas, menganalisa transferensi dan resistensi, serta interpretasi mimpi.

Ciri psikoamalisis adalah memakan waktu panjang. Klien-klien yang dianjurkan untuk mendapatkan terapi ini adalah klien yang mengalami gangguan “neurotic” dan gangguan kepribadian. Kelemahan terapi ini adalah, terapi ini memakan waktu yang panjang, mahal, dan keefektifannya tidak pasti.

Menurut freud, manusia memiliki tingkat kehidupan mental yang dibagi menjadi 2 yakni

  1. Alam tidak sadar (unconscious) menjadi tempat bagi segala dorongan, desakan, maupun insting yang tak kita sadari tetapi ternyata mendorong perkataan, perasaan, dan tindakan kita. Alam tidak sadar dibagi dua tingkatan, yakni alam tidak sadar dan alam bawah sadar. Alam bawah sadar (preconscious) ini memuat semua elemen yang tidak disadari, tetapi bisa muncul dalam kesadaran dengan cepat atau agak sukar. Isi alam bawah sadar datang dari dua sumber, yakni persepsi sadar dan alam tidak sadar.
  2. Alam sadar (conscious), didefinisikan sebagai elemen-elemen mental yang setiap saat berada dalam kesadaran.

Freud memperkenalkan model structural yang terdiri dari tiga bagian, yaitu

  1. Id adalah bagian paling primitive dari pikiran.
  2. Ego adalah satu-satunya wilayah pikiran yang memiliki kontak dengan realita.
  3. Super ego mewakili aspek-aspek moral dari kepribadian ideal serta dikenadalikan dengan prinsip-prinsip moralitas dan idealis.

Freud mengusulkan sebuah dinamika atau prinsip motivasional untuk menerangkan kekuatan-kekuatan yang medorong tindakan manusia

  1. Dorongan-dorongan, ini bermuasal pada id, tetapi berada dibawah kendali ego. Tujuan dorongan adalah untuk memperoleh kepuasan dengan cara meredam rangsangan atau mengurangi ketegangan, dan objek dorongan adalah orang atau benda yang dijadikan alat memperoleh tujuan, dorongan-dorongan ini dibagi menjadi dua, yakni dorongan seks dan dorongan agresi.
  2. Kecemasan, merupakan situasi afektif yang dirasa tidak menyenangkan yang diiikuti oleh sensasi fisik yang memperingatkan seseorang akan bahaya yang mengancam. Kecemasan memiliki tiga kategori kecemasan, yakni kecemasan neurosis, kecemasan moral, dan kecemasan realisstis.

Menurut aliran psikoanalisa, manusia memiliki mekanisme pertahanan diri, yaitu

  1. Represi, memaksa perasaan-perasaan mengancam masuk kea lam tidak sadar
  2. Pembentukan reaksi, menyembunyikan diri dalam selubung yang sama sekali bertentangan dengan bentuk semula
  3. Pengalihan, mengarahkan dorongan-dorongan yang tidak sesuai pada sejumlah orang atau objek sehingga dorongan aslinya terselubung atau tersembunyi.
  4. Fiksasi, keterikatan permanen dari libido pada tahap perkembangan sebelumnya yang lebih primitive
  5. Regresi, dimana libido dapat kembali ketahap perkembangan sebelumnya.
  6. Proyeksi, melihat dorongan atau perasaan orang lain yang tidak dapat diterima,padahal sebenarnya perasaan atau dorongan tersebut ada di alam tidak sadar dari diri sendiri.
  7. Introyeksi, mekanisme pertahanan dimana seseoranf meleburkan sifat-sifat positif orang lain kedalam egonya sendiri
  8. Sublimasi, mengganti hal-hal negative ke hal-hal positif yang dapat diterima, baik secara kultural maupun sosial.

Menurut freud, individu mempunyai 3 tahap perkembangan psikoseksual, yakni

  1. Periode infantile, pada periode ini, 5-6 tahun pertama, berperan penting dalam membentuk kepribadian. Freud membagi tahap infantile menjadi tiga fase, yakni fase oral, fase anal, fase falik.
  2. Periode laten
  3. Periode genital
  4. Kematangan

Sumber :

Feist, Jess., Feist, J, Gregory. (2013). Teori kepribadian. Jakarta : Salemba Humanika.

Tomb, David A. (2003). Buku saku psikiatri. Jakarta : EGC

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s