PSIKOLOGI INTERNET

ASPEK DEMOGRAFIS PENGGUNA INTERNET

BERDASARKAN GENDER

Sekarang ini, laki-laki dan perempuan tidaklah berbeda. Laki-laki dan perempuan bebas dalam menggunakan internet. Jika seperti itu, kita akan bertanya apakah gender mempengaruhi penggunaan internet?

Ternyata gender mempengaruhi penggunaan internet, hasil riset Nielsen yang dikutip Mashable, ternyata perempuan lebih aktif dalam menggunakan internet ketimbang laki-laki. Menurut Nielsen, enam persen wanita cenderung membuat setidaknya satu akun sosial daripada laki-laki. Hal ini dikarenakan perempuan cenderung emosional daripada laki-laki. Sehingga perempuan lebih sering menggunakan akun sosial seperti facebook, twitter atau blog untuk sekedar update status. Perempuan juga menggunakan internet untuk belanja online.

Berbeda dengan laki-laki, laki-laki cenderung menggunakan internet untuk game online daripada akun sosial seperti twitter, facebook dan lainnya, hal ini karena laki-laki tidak begitu suka untuk mengutarakan pikiran atau hatinya lewat status difacebook, twitter dan akun lainnya. Bukan berarti laki-laki tidak memiliki akun sosial, hanya saja biasanya laki-laki kurang aktif untuk update status di akun sosial miliknya.

Jadi, kesimpulannya gender mempengaruhi penggunaan internet walaupun perempuan lebih mendominasi dalam keseluruhan penggunaan internet khususnya penggunaan akun sosial daripada laki-laki. Gender juga mempengaruhi apa yang dibuka diinternet oleh perempuan dan laki-laki. Perempuan lebih suka membuka situs belanja online, mengutarakan pikiran dan perasaannya lewat upadate status di facebook, twitter, dan akun lainnya. Sedangkan, laki-laki lebih memilih membuka situs game online, dan tidak begitu sering mengutarakan pikiran dan perasaannya lewat update status diakun sosial.

Nama : Rozana Nur Fajrina

Kelas : 2pa01

NPM : 16512709

SUMBER :

http://www.dahlandahi.com/2013/08/survei-pengguna-internet-2013-twitter.html

UNTUK MELIHAT BLOG SELANJUTNYA YANG MASIH BERKAITAN DENGAN ASPEK PSIKOLOGIS PENGGUNA INTERNET

  1. Rikzan Akbar 
  2. Septia Nur Aini 
  3. Siti Lestari
  4. Siti Melani  
Advertisements

PLAGIARISME

PLAGIARISME

Kalau kita berbicara tentang sebuah karya, terkadang karya tersebut belum tentu hasil karya sendiri. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab menjadikan karya orang lain sebagai karyanya sendiri. Tindakan seperti ini disebut tindakan plagiarisme atau kita lebih seing meyebutnya plagiat. Apa sih yang disebut plagiat atau plagiarisme?, apa sih yang menjadi alasan orang melakukan tindakan plagiarisme?, bagaimana cara kita mencegah tindakan plagiarisme?, mari kita bahas satu-persatu tentang plagiarisme atau plagiat. Continue reading