Minggu ke 5 KIMIA DAN FISIKA

KIMIA DAN FISIKA

  • Pengertian Materi

Materi didefinisikan sebagai sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Materi dapat berbentuk padat, cair, gas. Emas, tembaga, besi, garam, air, dan udara adalah materi-materi yang banyak dikenal. Materi yang berwujud padat, biasanya memiliki bentuk dan volume yang tetap. Untuk materi yang berwujud cair, memiliki bentuk yang dapat berubah tergantung tempat dimana zat cair itu ditempatkan, misalkan botol, gelas,dll. Tetapi volumenya tetap. Sedangkan, materi yang berbentuk gas, bentuk dan volumenya tidak tetap karena gas akan mengisi seluruh ruang yang tersedia.

  • Sifat-sifat Materi

Semua materi memiliki sifat yang khas, karena hal itulah materi satu dengan materi lainnya. Sifat materi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sifat intensif dan sifat ekstensif. Sifat intensif adalah kualitas yang bersifat khas dari tiap contoh zat, tidak peduli bentuk dan ukuran zat. Sedangkan, sifat ekstensif adalah kualitas yang bersifat tidak khas dari zat yang tergantung dari bentuk dan ukuran zat.

Sifat-sifat materi juga dapat digolongkan dalam sifat kimia dan sifat fisika. Sifat kimia menyatakan interaksi antar zat, contohnya reaksi suatu zat dengan oksigen, kelarutan dalam asam, dll. Sedangkan, sifat fisika adalah karakteristik suatu zat dari zat-zat lainnya, sehingga dapt digunakan untuk menerangkan penampilan suatu zat, contohnya titik didih, rapatan, warna, dll.

  • Perubahan Materi

Perubahan materi dapat dibedakan atas

  • Perubahan kimia, yaitu perubahan yang mengakibatkan terbentuknya zat-zat baru. Zat-zat baru biasanya mempunyai sifat kimia yang berbeda dengan zat pembentuknya. Sebagai contoh selembar kertas yang dibakar akan menghasilkan abu
  • Perubahan fisik, perubahan yang tidak mengakibatkan terbentuknya zat-zat baru, dan hanya mengakibatkan perubahan masa, contoh air yang dipanaskan akan berubah menjadi uap air.
  • Klasifikasi Materi

Materi dapat diklasifikasikan menjadi zat murni dan campuran.

Zat murni dapat dibedakan lagi menjadi unsur dan senyawa. Unsur adalah zat-zat yang tidak dapat diuraikan oleh perubahan kimia sederhana menjadi dua zat atau lebih. Contohnya emas, perak, tembaga, lutetium, prometium,dll. Senyawa adalah zat dengan susunan tertentu yang dapat diuraikan oleh proses kimia sederhana menjadi dua zat atau lebih yang berkelainan. Contoh garam dapur, Natrium Klorida (NaCl).

Campuran adalah bahan yang mengandung dua zat yang berlainan atau lebih, dimana sifat masing-masing zat penyusunnya masih ada. Campuran dibedakan menjadi dua, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen tiap bagian dan komposisinya sama, contoh larutan gula dalam air. Campuran heterogen tiap bagian dan komposisinya berbeda, contoh campuran garam dan merica.

  • Pengenalan unsur dan sistem periodik unsur

Unsur adalah zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang paling kecil atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan motede kimia biasa. Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut :

  • Lambang unsur diambil dari singkatan nama unsur. Misalnya Fe dari kata ferrum (bahasa latin) sebagai unsur lambang besi.
  • Lambang unsur ditulis dengan satu huruf kapital, contoh O (Oksigen)
  • Untuk unsur yang dilambangkan dengan lebih dari satu huruf, huruf pertama ditulis dengan huruf kapital, dan untuk huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil, contoh Na (Natrium)
  • Unsur-unsur yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain yang terdapat pada nama unsur tersebut. Misalnya, Ra untuk radium dan Rn untuk radon.

Secara umum, unsur dikelompokan menjadi

  •  Unsur logam, umumnya unsur logam diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi, mengilap, dapat dibengkokan, dan dapat menghantarkan panas atau arus listrik.
  •  Unsur Non Logam, umumnya memiliki titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik.

Tabel periodik unsur

Tabel periodik unsur-unsur kimia adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya sehingga sifat kimia unsur-unsur tersebut berubah-ubah secara teratur sepanjang tabel. Setiap unsur didaftarkan berdasarkan nomor atom dan lambang unsurnya.

  • Golongan

Kolom dalam tabel periodik disebut golongan. Ada 18 golongan dalam tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensi yang mirip, sehingga mempunyai sifat yang mirip pula. Ada tiga sistem pemberian nomor golongan. Sistem pertama memakai angka Arab dan dua sistem lainnya memakai angka Romawi. Nama dengan angka Romawi adalah nama golongan yang asli tradisional. Nama dengan angka Arab adalah sistem tatanama baru yang disarankan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC). Sistem penamaan tersebut dikembangkan untuk menggantikan kedua sistem lama yang menggunakan angka Romawi karena kedua sistem tersebut membingungkan, menggunakan satu nama untuk beberapa hal yang berbeda.

Golongan bisa dianggap sebagai cara yang paling penting dari mengklasifikasi unsur. Pada beberapa golongan, unsur-unsurnya ada yang sangat mirip sifatnya dan memiliki kecenderungan sifat yang jelas jika ditelusuri menurun di dalam kolom. Golongan-golongan ini sering diberi nama umum (tak sistematis) sebagai contoh: logam alkali, logam alkali tanah, halogen, khalkogen, dan gas mulia. Beberapa golongan lainnya dalam tabel tidak menampilkan sebanyak persamaan maupun kecenderungan sifat secara vertikal (sebagai contoh Kelompok 14 dan 15), golongan ini tidak memiliki nama umum.

  • Periode

Baris dalam tabel periodik disebut periode. Walaupun golongan adalah cara yang paling umum untuk mengklasifikasi unsur, ada beberapa bagian di tabel unsur yang kecenderungan sifatnya secara horisontal dan kesamaan sifatnya lebih penting dan mencolok daripada kecenderungan vertikal. Fenomena ini terjadi di blok-d (atau “logam transisi”), dan terutama blok-f, dimana lantinida dan aktinida menunjukan sifat berurutan yang sangat mencolok.

  • Energi

Energi adalah kemampuan suatu benda atau sistem untuk melakukan kerja. Energi dapat memindahkan materi dari suatu tempat ketempat lain. Energi dapat mempunyai berbagai bentuk, antara lain gerak, cahaya, panas, tenaga kimia, tenaga atom, dll.

Bentuk-bentuk energi, antara lain :

  • Energi Mekanik dibedakan menjadi 2, yaitu energi potensial dan energi kinetik.   Energi potensial bersifat tidak aktif atau ditempat, sedangkan energi kinetik bersifat aktif. Contohnya jika bola jatuh saat bolah jatuh dinamakan energi kinetik.
  • Energi kimia adalah energi yang terkandung dalam zat, misal makanan, bahan bakar atau aki.
  • Energi listrik, berasal dari arus listrik sebagai akibat dari gesekan benda-benda.
  • Energi cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, misal yang dipancarkan dari matahari atau lampu pijar.
  • Energi bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, misal gitar yang dipetik atau bel listrik.
  • Energi nuklir berasal dari reaksi pembelahan atom (reaksi fisi) atau penggabungan atom (reaksi fusi).
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s