ANALISIS MINGGU PERTAMA

ANALISIS MINGGU PERTAMA

 

Apa yang dimaksud dengan ilmu alamiah dasar adalah pengetahuan yang mempelajari gejala yang berada dalam alam semesta. Ilmu alamiah dasar juga bersifat relatif dan dapat berubah sepanjang kemajuan peradaban manusia. Dengan tujuan sebagai berikut :

  • Memperkenalkan konsep-konsep dasar dalam IPA.
  • Memberikan wawasan pengetahuan pengertian dan apresiasi terhadap objek dan cara pemikiran serta cara-cara pendekatan dalam IPA dan teknologi.
  • Memberikan bekal untuk memanfaatkan bahan dan cara pemikiran, cara-cara pendekatan dan hasil-hasil dalam IPA dan teknologi.
  •  Mengembangkan interaksi yang selaras dan disiplin ilmu eksakta dan non-eksakta.

Pada dasarnya makhluk yang tinggal di bumi ini ada dua, yaitu benda mati dan benda hidup. Kita ketahui benda mati bersifat mati, dan tunduk kepada hukum alam sedangkan benda hidup bersifat hidup dan memiliki perilaku, yang masuk sebagai benda hidup adalah tumbuhan, binatang dan manusia. Manusia merupakan makhluk paling sempurna diantara benda hidup lainnya karena manusia memiliki akal budi yang tidak dimiliki tumbuhan maupun binatang. Akal budi mengakibatkan manusia memiliki sifat rasa ingin tahu yang kuat. Didalam benaknya manusia selalu bertanya karena keingintahuan seperti apa sesungguhnya, bagaimana sesuatu terjadi, mengapa demikian terhadap benda atau suatu peristiwa yang terjadi disekitarnya. Rasa ingin tahu itu mendorong manusia untuk memahami dan menjelaskan gejala-gejala alam, dan memecahkan masalah yang dihadapi sehingga mengumpulkan pengetahuan. Dengan berkembangnya mengingat dan berpikir manusia dapat memberdayakan pengetahuan yang sudah ada dan menggabungkan pengetahuan baru yang menghasilkan pengetahuan yang lebih baru lagi, proses ini terus berkembang sehinga menjadi akumulasi pengetahuan yang dirasakan dan diketahui sekarang ini.

Kareana keterbatasan tentang pikiran manusia kala itu maka terciptalah mitos, legenda dan cerita rakyat. Mitos dapat diterima dan dipercaya, karena

  • Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan, baik langsung maupun alat.
  • Keterbatasan penalaran manusia pada saat itu.
  • Hasrat ingin tahunya terpenuhi.

Karena kemampuanberpikir manusia semakin maju, maka mitos, legenda, dan cerita rakyat mulai ditinggalkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s